Serang Pemain Real Madrid Pakai Tiang Bendera, Suporter Barcelona Terancam Denda Rp1,21 Miliar
Pukul Pemain Real Madrid Pakai Tiang Bendera, Oknum Suporter Barcelona Terancam Sanksi Berat
Sebuah insiden kurang terpuji mencuat usai duel El Clasico di Camp Nou. Seorang pendukung Barcelona terancam hukuman berat setelah kedapatan menyerang Eduardo Camavinga serta sejumlah penggawa Real Madrid menggunakan tiang bendera saat momen selebrasi gol kedua.
Tindakan anarkis tersebut langsung memicu investigasi mendalam dari pihak kepolisian Catalunya, Mossos dβEsquadra, menyusul laporan resmi yang dilayangkan oleh pihak LaLiga. Manajemen Barcelona sendiri menyatakan bersikap kooperatif membantu proses identifikasi pelaku.
Berdasarkan pemberitaan surat kabar AS, pelaku terancam hukuman sanksi administratif berupa denda finansial hingga larangan memasuki stadion dalam kurun waktu tertentu. Hukuman pastinya akan diketok berdasarkan tingkat pelanggaran dalam Undang-Undang Keolahragaan Spanyol.
Ancaman Denda hingga Miliaran Rupiah dan Larangan Masuk Stadion
Oknum suporter tersebut diketahui mengayunkan tiang bendera ke arah wajah Camavinga dan rekan-rekannya yang tengah merayakan gol. Aparat kepolisian bergerak cepat melacak identitas pelaku untuk memulai proses hukum.
Berdasarkan regulasi, pelanggaran kategori serius diganjar denda mulai dari β¬3.000 hingga β¬60.000 (sekitar Rp1,21 miliar). Mengingat insiden ini tidak menimbulkan cedera fisik parah, kasus tersebut diklasifikasikan masuk dalam kategori serius.
Selain sanksi denda, pelaku juga terancam larangan datang ke stadion olahraga selama dua hingga lima tahun ke depan. Di sisi lain, pihak LaLiga mengonfirmasi bahwa oknum tersebut merupakan anggota kelompok suporter tribun Grada 1957, dan Barcelona bakal menjatuhkan sanksi internal melalui Komite Disiplin Klub.
