Real Madrid Tetap Berang Kepada Wasit Meski Tekuk Barcelona di El Clasico
Meskipun Menang El Clasico, Real Madrid Tetap Kecewa dengan Kepemimpinan Wasit
Kemenangan 2-1 atas Barcelona di El Clasico lewat sepasang gol Kylian Mbappe tak serta-merta mengikis kekecewaan Real Madrid. Kubu Los Blancos tetap meluapkan kekecewaan mendalam terhadap kinerja korps baju hitam sepanjang pertandingan.
Menurut laporan MARCA, pihak Real Madrid menyoroti tajam insiden yang melibatkan bek Barcelona, Joao Cancelo. Pemain asal Portugal itu lolos dari hukuman kartu merah usai melakukan pelanggaran keras terhadap Yan Diomande jelang menit ke-60.
Meski wasit utama beserta pengawas VAR sepakat kejadian itu tidak tergolong pelanggaran berat, manajemen Real Madrid berkeyakinan bahwa Barcelona seharusnya bertanding dengan sepuluh pemain di sisa laga.
Kekecewaan ini makin memperpanjang daftar ketidakpuasan Los Blancos terhadap keputusan pengadil lapangan musim ini. Mereka menilai kartu merah untuk Cancelo bisa memberi keuntungan taktis yang jauh lebih besar saat tim tengah memimpin kedudukan.
Gelombang protes ini bukanlah hal baru bagi Los Blancos musim ini:
- Derby Madrid: Mengritik insiden Cristian Romero yang menginjak lutut Jude Bellingham, serta tekel Kang In Lee pada Federico Valverde yang dianggap layak kartu merah.
- Laga Kontra Elche: Mempertanyakan keputusan wasit yang tak mengusir pelanggar Dean Huijsen pada menit ke-30, di mana sang pemain justru melesakkan gol setelahnya.
- Laga Pembuka vs Espanyol: Menilai ada pemain lawan yang semestinya diganjar kartu merah lebih awal.
Hasil positif di El Clasico terbukti belum menyudahi polemik perwasitan bagi Real Madrid. Ketidakpuasan terhadap kinerja perangkat pertandingan diprediksi masih akan terus membayangi perjalanan klub di kompetisi musim ini.
