Masuk Radar John Herdman, PSSI Pelajari Peluang Naturalisasi Wonderkid Arsenal Demiane Agustien

📅 14 October 2026, 17:31 WIB 👁 0 views 📂 timnas-indonesia | berita-bola

Masuk Radar John Herdman, PSSI Pelajari Peluang Naturalisasi Wonderkid Arsenal Demiane Agustien

JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dilaporkan mengajukan permintaan penambahan dua amunisi pemain naturalisasi untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda. Seiring dengan instruksi tersebut, federasi PSSI mulai mengaitkan nama pemain diaspora berpotensi, salah satunya *wonderkid* milik Arsenal, Demiane Agustien.

Spekulasi mengenai Demiane Agustien kembali mencuat usai Herdman mengutarakan rencananya memboyong pemain diaspora yang fleksibel mengisi posisi menyerang, khususnya area sayap bernomor tujuh dan sebelas. Pemuda berusia 19 tahun ini dinilai memiliki prospek cerah karena cakap bertindak sebagai gelandang serang maupun penyerang sayap.

Lahir di Oss, Belanda, pada 28 Juli 2007, Agustien mewarisi darah Indonesia dari nenek dari pihak ibunya yang lahir di Jakarta. Ia merupakan putra dari Kemy Agustien, mantan pesepak bola asal Curacao yang pernah merumput di beberapa klub Inggris seperti Birmingham City, Swansea City, Crystal Palace, hingga Brighton & Hove Albion.

Harapan memboyong Agustien ke skuad Garuda mendapat perhatian khusus usai Noor Korompot, Staf Khusus Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas, mengonfirmasi bahwa tim hukum PSSI sedang mengkaji legalitas proses kelayakannya. Kendati memiliki garis keturunan Indonesia, ada aspek administratif terkait riwayat penampilan Agustien di timnas kelompok umur yang perlu ditelaah secara cermat.

PSSI Teliti Peluang Naturalisasi Demiane Agustien

Profil Agustien dianggap sangat pas dengan kriteria penggawa yang dicari Timnas Indonesia untuk mempertajam barisan depan. Fleksibilitas permainannya di lini serang sejalan dengan skema pelatih John Herdman yang membutuhkan variasi di sektor sayap.

Noor Korompot menjelaskan bahwa silsilah darah Indonesia milik Agustien mengalir dari ibunya yang memiliki latar belakang campuran Mesir-Indonesia. Nenek dari garis ibunya dikonfirmasi lahir di Jakarta.

"Demiane Agustien memperoleh garis darah Indonesia dari pihak ibunya, yang memiliki keturunan campuran Mesir-Indonesia serta seorang ibu, nenek Demiane, yang lahir asli di Indonesia," tulis Noor Korompot lewat akun Instagram pribadinya, @noorkorompotalks.

Noor menambahkan bahwa tim legal PSSI tengah bekerja intensif membedah berkas sang pemain. Ia menegaskan bahwa kebijakan naturalisasi tetap memegang teguh prinsip keterikatan darah keturunan Indonesia.

"Prosesnya, insyaallah. Tim Lawyer PSSI sedang bekerja. Prinsip yang tidak berubah dari proses naturalisasi sebelumnya hanya akan dilakukan untuk pemain yang memiliki darah keturunan Indonesia," jelasnya.

Rekam Jejak di Timnas Kelompok Umur Jadi Catatan FIFA

Meskipun syarat keturunan terpenuhi, kepindahan asosiasi Agustien ke PSSI membutuhkan persetujuan FIFA akibat rekam jejak bertandingnya bersama tim nasional kelompok umur negara lain.

Agustien tercatat pernah membela Timnas Curacao U-17 pada ajang Concacaf U-17 2023 dan kemudian mengenakan jersey Timnas Belanda U-19 pada Kualifikasi Euro U-19 2026. Keterlibatannya bersama dua federasi berbeda tersebut menjadi poin krusial yang wajib diverifikasi oleh PSSI.

Mengacu pada Statuta FIFA Pasal 10 mengenai alih federasi, seorang pemain yang pernah tampil di kompetisi resmi suatu asosiasi dapat mengajukan perpindahan kewarganegaraan sepak bola dengan memenuhi kriteria dan regulasi yang berlaku.

Faktor penentu utama mencakup status kewarganegaraan sang pemain ketika melakoni debut di ajang resmi bersama asosiasi terdahulu. Oleh karena itu, rekam jejak Agustien di Curacao U-17 dan Belanda U-19 tidak lantas menutup pintu baginya untuk membela Indonesia, namun membutuhkan kajian hukum yang mendalam sebelum PSSI mengambil langkah resmi.

📖 Berita Terkait