Cetak 2 Assist Lawan Villarreal, Rio Ngumoha Pecahkan Rekor Michael Owen di Liverpool

📅 21 October 2026, 09:56 WIB 👁 1 views 📂 liga-champions | berita-bola

Sensasi Rio Ngumoha: Bikin 2 Assist, Pecahkan Rekor Legendaris Michael Owen di Liga Champions

Pemain muda berbakat Liverpool, Rio Ngumoha, mengukir tinta emas dalam sejarah klub usai tampil memukau saat The Reds menundukkan Villarreal 4-3 pada ajang Liga Champions 2026/2027. Winger berusia 18 tahun tersebut sah menjadi pembuat assist paling muda dalam sejarah Liverpool di panggung Eropa setelah mengemas dua umpan matang di Anfield.

Liverpool sebenarnya sempat tersudut di awal laga usai Georges Mikautadze dan Sergi Cardona membawa Villarreal memimpin dua gol lebih dulu. Namun, armada The Reds menunjukkan daya juang luar biasa dengan menyamakan kedudukan melalui sepasang gol Alexis Mac Allister serta sumbangan gol dari Ronald Araujo sebelum jeda.

Memasuki babak kedua, Liverpool berbalik mengendalikan permainan berkat gol tambahan Mac Allister dan torehan Florian Wirtz. Meski Villarreal sempat memperkecil selisih angka lewat Tanitoluwa Oluwaseyi, Liverpool berhasil menjaga skor 4-3 hingga laga usai.

Hasil manis ini mengokohkan rekor sempurna Liverpool yang menyapu bersih tiga kemenangan awal di fase grup Liga Champions. Mengantongi sembilan poin penuh, The Reds kini menempel di posisi kedua klasemen, sementara Ngumoha mendapat standing ovation meriah dari publik Anfield saat digantikan.

Dua assist impresif tersebut membawa nama Ngumoha melampaui rekor yang bertahan puluhan tahun milik legenda Liverpool, Michael Owen. Pemain berpaspor Inggris itu kini resmi memegang predikat penyedia assist paling muda untuk The Reds di Liga Champions.

Rekor Owen terdahulu dicatatkan saat ia mengemas assist di usia 18 tahun 324 hari kala bersua Valencia pada November 1998. Aksi heroik Ngumoha tak hanya berbuah rekor pribadi, namun juga menjadi katalis utama kebangkitan fantastis timnya dari ketertinggalan dua gol.

"Pendukung kami adalah yang terbaik di jagat raya, dan mendengar nama saya digemakan di stadion merupakan impian masa kecil yang terwujud," tutur Ngumoha kepada Amazon Prime.

"Melampaui rekor ini sungguh luar biasa, tetapi tiga poin adalah yang paling utama. Semua pemain tampil luar biasa. Walau sempat tertinggal dua gol, mentalitas bertarung kami tak pernah padam. Kami yakin sejak awal bahwa kami akan memenangi pertandingan ini," sambungnya.

Winger belia itu mengaku amat menikmati atmosfer laga sengit kontra Villarreal yang menguras emosi hingga peluit panjang. Ia menilai laga tersebut sebagai salah satu performa terbaik dalam kariernya, yang tak lepas dari dukungan rekan-rekan setimnya.

Pemain berusia 18 tahun itu menegaskan bahwa keberanian dan rasa percaya diri menjadi kunci utamanya setiap kali menguasai bola di area pertahanan lawan. Pendekatan agresif tersebut selalu ia terapkan, baik saat berhadapan satu lawan satu maupun dikepung dua pemain sekaligus.

"Pertandingan ini menjadi salah satu momen terbaik dalam karier saya. Saya sangat menikmatinya dan tim sangat membantu saya di lapangan," ujar Ngumoha.

"Setiap kali menguasai bola dan melihat celah untuk melewati pemain lawan, saya selalu percaya pada kemampuan diri sendiri. Saya akan terus bermain dengan keberanian dan ketegasan seperti ini," tegas sang pemain muda.

📖 Berita Terkait