Bangkit dari Cedera ACL, Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026

📅 27 October 2026, 09:34 WIB 👁 3 views 📂 berita-bola | berita-bola

Alexia Putellas kembali dinobatkan sebagai pesepak bola putri terbaik dunia setelah menyabet Ballon d'Or Feminin 2026 pada malam penganugerahan di London, Senin malam. Bintang asal Spanyol tersebut merengkuh trofi ini empat tahun setelah kemenangan terakhirnya pada 2022, sekaligus menandai kebangkitan fenomenalnya usai pulih dari cedera lutut parah.

Hasil ini semakin mempertegas dominasi mutlak Spanyol di panggung sepak bola wanita dunia. Sebelum Putellas kembali naik podium, rekan senegaranya Aitana Bonmati berhasil memenangi tiga edisi beruntun pada 2023, 2024, dan 2025. Megan Rapinoe tercatat sebagai pemain luar Spanyol terakhir yang merengkuh trofi ini pada edisi 2019.

Perjalanan Putellas menuju tangga tertinggi terbilang penuh ujian pascamenderita cedera anterior cruciate ligament (ACL) pada 2022. Musim lalu, ia bertindak sebagai kapten utama yang memimpin Barcelona merengkuh empat trofi sekaligus (quadruple), termasuk Liga Champions, sebelum akhirnya memulai petualangan baru bersama London City Lionesses.

Hantaman cedera ACL dialami Putellas menjelang bergulirnya Piala Eropa 2022 di Inggris, yang memaksa sang pemain absen lama dan kehilangan sebagian besar laga bersama Barcelona. Ia juga belum menjadi pilihan utama saat Spanyol menjuarai Piala Dunia 2023.

Di kala Putellas menjalani proses pemulihan, Bonmati menjelma sebagai pusat perhatian lewat rekor tiga Ballon d'Or Feminin secara berturut-turut. Namun, cedera panjang yang menepi Bonmati selama hampir enam bulan di musim lalu membukakan jalan bagi Putellas untuk merebut kembali takhta tertinggi.

Putellas membuktikan kapasitasnya dengan memimpin Barcelona menguasai empat kompetisi dalam semusim. Puncak prestasinya terukir di Oslo, Norwegia, saat Barcelona melibas OL Lyonnes dengan skor telak 4-0 di partai final Liga Champions.

Dalam wawancaranya bersama The Athletic, Putellas mengakui bahwa cedera parah tersebut mengubah cara pandangnya dalam menikmati setiap momen di lapangan hijau.

“Sejak momen cedera itu, saya menjalani hidup dan menikmati pertandingan seolah-olah itu adalah kesempatan terakhir saya,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa target utamanya usai pulih adalah kembali bersaing di level tertinggi, menjadi pilar penting bagi tim, dan menyapu bersih semua gelar. Tiga musim pascacedera ACL, seluruh impian tersebut berhasil diwujudkannya.

Alexia Putellas Masuk Jajaran Elite Ballon d'Or

Kemenangan pada edisi 2026 ini membuat Putellas kini mengoleksi tiga trofi Ballon d'Or Feminin, menyamai pencapaian Aitana Bonmati sebagai pemegang gelar terbanyak di kategori putri. Keduanya hanya kalah dari Lionel Messi yang mengoleksi delapan trofi di kategori putra.

Daftar pesepak bola dengan 3 atau lebih gelar Ballon d'Or (putra & putri):

• Lionel Messi: 2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2021, 2023
• Cristiano Ronaldo: 2008, 2013, 2014, 2016, 2017
• Johan Cruyff: 1971, 1973, 1974
• Michel Platini: 1983, 1984, 1985
• Marco van Basten: 1988, 1989, 1992
• Aitana Bonmati: 2023, 2024, 2025
• Alexia Putellas: 2021, 2022, 2026

Daftar Pemenang Ballon d'Or Feminin:

• 2018: Ada Hegerberg (OL / Timnas Norwegia)
• 2019: Megan Rapinoe (Reign FC / Timnas AS)
• 2020: Dibatalkan (Pandemi COVID-19)
• 2021: Alexia Putellas (Barcelona / Timnas Spanyol)
• 2022: Alexia Putellas (Barcelona / Timnas Spanyol)
• 2023: Aitana Bonmati (Barcelona / Timnas Spanyol)
• 2024: Aitana Bonmati (Barcelona / Timnas Spanyol)
• 2025: Aitana Bonmati (Barcelona / Timnas Spanyol)
• 2026: Alexia Putellas (Barcelona / Timnas Spanyol)

Di usianya yang menginjak 32 tahun, Putellas resmi memulai lembaran baru setelah 14 tahun mengabdi di Barcelona. Ia memutuskan hijrah ke klub Inggris, London City Lionesses, milik pengusaha Michele Kang.

Kepindahan ini menandai awal babak baru perjalanan kariernya. Kendati demikian, trofi Ballon d'Or Feminin 2026 menjadi bukti sahih bahwa Alexia Putellas telah kembali ke takhta tertinggi ratu sepak bola dunia.

📖 Berita Terkait