Tanpa William Saliba, Lini Belakang Arsenal Tetap Kokoh Berkat Duet Gabriel dan Ezri Konsa
Tanpa William Saliba, Lini Belakang Arsenal Tetap Kokoh Berkat Duet Gabriel dan Ezri Konsa
Kekhawatiran publik soal keroposnya lini belakang Arsenal akibat absennya William Saliba berhasil dimentahkan. Skuad besutan Mikel Arteta justru membuktikan konsistensi tinggi dan menjelma sebagai salah satu tim dengan rekor kebobolan paling minim di ajang Premier League 2026/2027.
Saliba sendiri harus menepi akibat cedera punggung berkepanjangan yang dikonfirmasi klub sejak Juli lalu. Padahal, bek asal Prancis tersebut sebelumnya merupakan pilar utama yang tak tergantikan di jantung pertahanan bersama Gabriel Magalhaes.
Keraguan para pendukung kini perlahan luntur seiring penampilan impresif Ezri Konsa. Bek anyar yang diboyong dari Aston Villa itu mampu memanfaatkan momentum dengan baik dan langsung klop berduet mengawal area pertahanan bersama Gabriel.
Berkat solidnya lini belakang, Meriam London tetap mampu bersaing di papan atas klasemen. Catatan lima kali nirbobol dari delapan penampilan membuktikan kecerdasan Arteta dalam meramu opsi alternatif di skuatnya.
Keputusan Arsenal menggelontorkan dana Β£55 juta untuk merekrut Konsa dari Aston Villa pada Agustus sempat memicu tanda tanya besar. Manajemen dinilai perlu menjelaskan urgensi pembelian bek berusia 29 tahun itu, terlebih di saat tim juga membutuhkan tambahan amunisi penyerang.
Namun, Konsa menjawab keraguan tersebut lewat penampilan di atas lapangan. Berbekal pengalaman berharga di Aston Villaβtermasuk membawa klub juara Liga Europa pada Meiβia langsung nyetel dengan tuntutan taktik di Emirates Stadium.
Secara statistik individu, Konsa juga tampil superior dalam aspek distribusi bola. Ia memegang rekor akurasi operan tertinggi di Premier League musim lalu dan kembali memimpin kategori serupa musim ini dengan tingkat kesuksesan mencapai 96 persen dari total 324 operan.
Tidak hanya ciamik dalam mengalirkan bola, Konsa juga tangguh dalam duel-duel bawah. Kemampuan ini membuat Arsenal mampu meredam tekanan lawan sekaligus menjaga kestabilan organisasi pertahanan secara keseluruhan.
Kolaborasi apik antara Konsa dan Gabriel Magalhaes menjadi kunci utama konsistensi Arsenal sejauh ini. Keduanya sukses menambal lubang yang ditinggalkan Saliba tanpa mengurangi ketangguhan benteng pertahanan tim.
Catatan lima clean sheet dari delapan laga awal musim ini menempatkan Arsenal sebagai salah satu tim dengan pertahanan terbaik di liga.
Kontribusi luar biasa duet ini bahkan terlihat nyata saat Arsenal menaklukkan Everton. Konsa dan Gabriel kompak mencatatkan nama di papan skor, membuktikan bahwa peran mereka tak hanya krusial saat bertahan, melainkan juga mematikan dalam situasi bola mati.
Menariknya, catatan dua bek tengah mencetak gol dalam satu laga liga sebelumnya terakhir kali terjadi pada Februari 2024. Kala itu, Gabriel dan William Saliba mencetak gol ke gawang West Ham United yang juga dilatih oleh David Moyes.
