Rapor Merah Awal Musim Real Madrid 2026/27: Hanya 5 Pemain Ini yang Tampil Gemilang di Bawah Jose Mourinho
Rapor Merah Awal Musim Real Madrid 2026/27: Hanya 5 Pemain Ini yang Tampil Gemilang di Bawah Jose Mourinho
Langkah awal Real Madrid di kancah La Liga musim 2026/27 belum sepenuhnya berjalan mulus. Tertahan di posisi ketiga klasemen sementara, *Los Blancos* tampak masih mencari bentuk permainan terbaiknya setelah sejumlah penggawa tampil di bawah standar ekspektasi.
Kendati demikian, di tengah situasi tim yang belum stabil di bawah komando pelatih Jose Mourinho, selalu ada pilar-pilar tangguh yang muncul sebagai penyelamat. Mereka konsisten menjaga performa positif dan menjadi tumpuan utama ketika rekan-rekan setimnya kesulitan menemukan ritme.
Berikut adalah lima pemain Real Madrid yang tampil paling menonjol di awal musim ini dari berbagai lini: Kylian Mbappe, Arda Guler, Thibaut Courtois, Jude Bellingham, dan Dean Huijsen.
1. Kylian Mbappe
Kylian Mbappe berdiri sebagai pemain paling vital di skuad Real Madrid sejauh musim ini berjalan. Penyerang asal Prancis tersebut tampil sangat tajam dengan mengoleksi delapan gol serta dua *assist* dari delapan pertandingan.
Ketika Vinicius Junior dan Yan Diomande sempat mengalami kebuntuan dalam kontribusi gol, Mbappe konsisten menjadi teror utama di lini pertahanan lawan. Hampir di setiap laga, peran eks bintang Paris Saint-Germain ini selalu menjadi pembeda.
Sayangnya, kabar kurang sedap harus diterima *Los Blancos* setelah Mbappe mengalami cedera saat membela Timnas Prancis. Absennya sang penyerang andalan selama beberapa pekan tentu menjadi ujian berat bagi kedalaman skuad Mourinho.
2. Arda Guler
Arda Guler kian memantapkan potensinya setelah sukses menemukan ritme permainan terbaik sejak musim lalu. Gelandang serang Timnas Turki ini telah membukukan satu gol dan tiga *assist* dari tujuh penampilan awal.
Guler menjelma sebagai motor kreativitas baru ketika Real Madrid mengalami jalan buntu dalam membongkar pertahanan lawan. Visi bermain dan keberaniannya mengambil inisiatif membuat Jose Mourinho nyaris tidak pernah punya alasan untuk memarkirnya dari *starting XI*.
Konsistensi Guler memang membuat menit bermain pemain lain seperti Yan Diomande dan Brahim Diaz sedikit tersendita, namun kontribusi nyata di lapangan membuktikan bahwa keputusan sang pelatih sudah sangat tepat.
3. Thibaut Courtois
Di bawah mistar gawang, Thibaut Courtois kembali membuktikan kualitas kelas dunianya. Meski gawang Real Madrid sudah kebobolan delapan kali dalam delapan pertandingan, catatan tersebut dipastikan bisa jauh lebih buruk tanpa refleks heroik kiper asal Belgia tersebut.
Courtois beberapa kali keluar sebagai pahlawan penyelamat yang mengamankan poin krusial bagi tim. Penampilannya yang konsisten menegaskan statusnya sebagai salah satu penjaga gawang terhebat di planet ini, sekaligus menjadi jangkar rasa aman di lini belakang yang masih rapuh.
4. Jude Bellingham
Jude Bellingham sukses menemukan kembali sentuhan emasnya setelah sempat mengalami musim yang kurang optimal sebelumnya. Gelandang timnas Inggris ini telah mencatatkan tiga gol dan tiga *assist* dari delapan laga pembuka.
Tidak hanya aktif mengalirkan serangan, Bellingham juga menunjukkan etos kerja luar biasa dalam membantu pertahananβsebuah atribut krusial ketika lini depan belum sepenuhnya padu dalam transisi negatif.
Jika Real Madrid berambisi merajai La Liga dan Liga Champions musim ini, performa puncak Bellingham yang menyerupai level magisnya pada musim 2023/24 akan menjadi garansi utama kesuksesan tim.
5. Dean Huijsen
Dean Huijsen melengkapi daftar elite ini lewat penampilan solid di jantung pertahanan. Bek muda yang ditebus dari Bournemouth senilai 60 juta euro (sekitar Rp1,20 triliun) itu kini tampil jauh lebih matang dibandingkan musim debutnya.
Di bawah didikan Jose Mourinho, Huijsen terlihat jauh lebih tenang, agresif dalam memotong aliran bola, dan minim melakukan blunder elementer. Kartu merah saat menghadapi Atletico Madrid praktis menjadi satu-satunya noda kecil dalam delapan penampilan awalnya.
Pemberian nomor punggung keramat 4 terbukti mulai dibayar luntas oleh Huijsen, yang kini siap mengemban tanggung jawab sebagai pilar masa depan lini belakang Real Madrid.
