Panen Trofi dan Rezeki Nomplok! Segini Nominal Hadiah Juara Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

πŸ“… 05 October 2026, 17:20 WIB πŸ‘ 3 views πŸ“‚ timnas-indonesia | berita-bola

Panen Trofi dan Rezeki Nomplok! Segini Nominal Hadiah Juara Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Keberhasilan Timnas Indonesia merengkuh takhta juara FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya menghadirkan kebanggaan di atas lapangan, tetapi juga pundi-pundi finansial yang melimpah. Usai menundukkan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin (5/10/2026), skuad Garuda berhak membawa pulang hadiah utama senilai 650 ribu dolar AS, atau jika dikonversi mencapai kisaran Rp11,6 miliar.

Gelar juara ini dipastikan setelah melalui perjuangan melelahkan selama 120 menit dan drama adu penalti berkesudahan 4-2. Sempat tertinggal lewat gol balasan Thailand menyusul keunggulan awal dari Dean James, mental baja Indonesia diselamatkan oleh gol krusial Elkan Baggott pada menit ke-114, sebelum akhirnya Emil Audero memastikan kemenangan di titik putih.

Rincian Hadiah dan Penyesuaian Angka

Nominal Rp11,6 miliar tentu menjadi apresiasi yang setimpal bagi kerja keras anak asuh John Herdman sepanjang turnamen. Kendati demikian, angka tersebut mengalami penyesuaian dari rencana awal penyelenggara yang semula memproyeksikan hadiah juara mencapai 1 juta dolar AS (sekitar Rp17,9 miliar).

Penyesuaian nilai hadiah ini terjadi karena faktor komersial yang berkaitan dengan dinamika hak siar turnamen. Walau demikian, guyuran dana segar belasan miliar rupiah tetap menjadi bonus fantastis bagi persepakbolaan nasional usai menuntaskan turnamen sebagai kampiun.

Simulasi Potensi Pembagian Bonus Pemain dan Pelatih

Lantas, bagaimana skema distribusi hadiah tersebut? Jika PSSI memutuskan untuk membagikan seluruh total hadiah Rp11,6 miliar secara merata kepada seluruh elemen tim intiβ€”yang mencakup 23 pemain serta 10 jajaran pelatih dan staf (total 33 orang)β€”masing-masing individu berpotensi mengantongi sekitar Rp350 juta.

Perhitungan rata rata ini berasumsi bahwa setiap anggota mendapatkan porsi setara tanpa melihat catatan menit bermain. Namun, angka ini tentu bukan patokan mutlak.

PSSI dan manajemen tim bisa saja menerapkan kebijakan berbeda, misalnya pembagian proporsional berdasarkan kontribusi, tingkat kesulitan, atau durasi tampil di lapangan selama FIFA ASEAN Cup 2026 bergulir. Keputusan akhir mengenai mekanisme pembagian bonus ini sepenuhnya berada di tangan kesepakatan internal antara PSSI, jajaran pelatih, dan para penggawa Garuda.

πŸ“– Berita Terkait