Mourinho Pasang Badan untuk Arda Guler Usai Kontroversi Laga Real Madrid vs Sevilla
Mourinho Pasang Badan untuk Arda Guler Usai Kontroversi Laga Real Madrid vs Sevilla
Jose Mourinho secara tegas membantah tudingan yang menyebut Arda Guler sengaja melayangkan sikut ke arah penyerang Sevilla, Peque Fernandez, dalam kemenangan Real Madrid pada pekan kesembilan La Liga 2026/2027. Pelatih kawakan itu menantang pihak mana pun yang mengklaim Guler layak diganjar kartu merah untuk menunjukkan bukti tayangan video yang shahih.
Dalam laga yang dihelat di Santiago Bernabeu, Senin (19/10/2026) dini hari WIB, Real Madrid sukses menggilas Sevilla dengan skor mantap 4-1. Kylian Mbappe menjadi bintang lewat ukiran dua gol, disempurnakan oleh sumbangan gol dari Guler serta Yan Diomande untuk mempertegas dominasi Los Blancos.
Sayangnya, pesta kemenangan tersebut diwarnai insiden kontroversial kala kedudukan masih kacamata 0-0. Para penggawa Sevilla mendesak wasit Mateo Busquets Ferrer untuk mengusir Guler dari lapangan atas gesekannya dengan Peque Fernandez. Kendati demikian, wasit tak memprotes dan tim VAR pimpinan Guillermo Cuadra Fernandez juga memilih absen melakukan intervensi.
Mourinho memasang badan bagi Guler saat sesi jumpa pers usai laga. Ia membeberkan bahwa sang gelandang telah bersumpah tidak sengaja melakukan tindakan kasar tersebut. Pelatih berkebangsaan Portugal itu bahkan menyatakan legawa menerima sanksi kartu merah apabila ada bukti rekaman yang tak terbantahkan.
Mourinho Menantang Pihak yang Memiliki Bukti Video
Mourinho mengungkapkan pembicaraan pribadinya dengan Guler mengenai insiden dengan Peque Fernandez. Menurut sang juru taktik, hingga sesi wawancara media berlangsung, belum ada satu pun sudut kamera yang membuktikan Guler melakukan pelanggaran sengaja.
Ia tidak menutup diri dan mempersilakan publik menyodorkan rekaman tersebut. Mourinho berjanji tidak akan mengelak jika video tersebut benar-benar memperlihatkan kesalahan fatal anak asuhnya.
"Arda menegaskan kepada saya bahwa ia sama sekali tidak menyikut lawan," tegas Mourinho.
"Konferensi pers La Liga berikutnya dijadwalkan hari Sabtu. Jadi, jika sebelum hari itu ada yang sanggup menunjukkan rekaman video yang secara gamblang memperlihatkan aksi Arda tersebut, saya akan secara terbuka mengakui bahwa ia memang layak dikartu merah. Saya tak punya masalah dengan hal itu," sambungnya.
Belum Menemukan Sudut Kamera yang Jelas
Mourinho kembali menggarisbawahi bahwa dirinya pribadi sudah berupaya mencari rekaman atas peristiwa yang diributkan kubu Sevilla. Namun dari hasil penelusurannya, tidak ada gambar yang secara tegas mengonfirmasi tuduhan tersebut.
Eks manajer Inter Milan dan Chelsea ini juga menyatakan kesiapannya untuk bersikap objektif jika timnya diuntungkan oleh kekhilafan wasit. Hanya saja, ia merasa Los Blancos lebih sering menjadi pihak yang dirugikan oleh keputusan di lapangan.
"Hingga detik ini, saya belum melihat video yang dimaksud di mana pun. Saya sudah meminta staf untuk mencarinya, tetapi belum menemukan tayangan yang betul-betul terang benderang mengenai apa yang mereka persoalkan," ujar Mourinho.
"Bila suatu hari ada keputusan keliru yang menguntungkan kami, saya tidak akan segan untuk mengakuinya. Tetapi dalam pandangan saya, situasi sebaliknya justru jauh lebih sering menimpa kami. Memang begitu dinamikanya," tambahnya.
Bungkam atas Pernyataan Pelatih Sevilla
Awak media juga meminta tanggapan Mourinho mengenai psywar yang dilancarkan pelatih Sevilla, Luis Garcia Plaza. Sang juru taktik lawan sempat menyindir bahwa keputusan wasit melepas Guler ada kaitannya dengan posisi Real Madrid dalam persaingan menuju duel El Clasico.
Garcia Plaza menilai jika Guler diusir dan Madrid memetik hasil buruk, Los Blancos bisa memasuki laga El Clasico dengan tertinggal sembilan poin dari Barcelona. Kendati demikian, Mourinho enggan masuk ke dalam perdebatan dan memilih bersikap dingin.
"Saya tidak ingin berkomentar mengenai hal itu," jawab Mourinho singkat menutup perbincangan.
