Jelang Lawan Club Brugge, Cristian Chivu Tegaskan Keberanian dan Kerja Keras Jadi Kunci Utama Inter Milan
Keberanian dan Kerja Keras Jadi Kunci Inter Milan di Eropa, Chivu Sebut Uang Bukan Jaminan
GIUSEPPE MEAZZA â Juru taktik Inter Milan, Cristian Chivu, menyatakan dengan tegas bahwa anggaran belanja yang besar tidak serta-merta menjadi garansi bagi timnya untuk meraih trofi Liga Champions 2026/2027. Menurut pelatih asal Rumania tersebut, kolektivitas, keberanian, dan dedikasi tinggi di lapangan jauh lebih krusial untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.
Pada matchday kedua fase grup Liga Champions 2026/2027, La Beneamata dijadwalkan menjamu klub asal Belgia, Club Brugge, di Stadion Giuseppe Meazza pada Rabu (14/10/2026) pukul 02.00 WIB. Pasukan Chivu mengusung misi bangkit demi memetik poin penuh pertama usai dipaksa menyerah 1-2 oleh Real Madrid pada laga pembuka September lalu.
Di sisi lain, Club Brugge datang ke Italia membawa modal impresif dengan catatan tujuh kemenangan dari delapan laga awal di Liga Pro Belgia. Kendati demikian, kiprah mereka di panggung Eropa juga diawali dengan hasil kurang memuaskan setelah kalah tipis 2-3 saat berhadapan dengan Aston Villa.
Menjelang bentrokan tersebut, Chivu membeberkan pandangannya mengenai ambisi klub, kesiapan mental para pemain, hingga strategi perombakan susunan pemain yang akan diterapkan.
Tuntutan Status Klub dan Tanggung Jawab Melangkah Jauh
Chivu menjelaskan bahwa berstatus sebagai salah satu klub raksasa Eropa memberikan beban moral bagi Inter Milan untuk memburu kejayaan di setiap ajang. Namun baginya, wacana mengenai gelar juara harus dibuktikan melalui performa nyata di lapangan, bukan sekadar janji manis.
Ia menambahkan bahwa memiliki impian besar adalah hal wajar, tetapi yang terpenting adalah sejauh mana tim bersungguh-sungguh dalam mengejar target tersebut.
"Nama besar klub ini menuntut kami untuk selalu tampil maksimal di setiap kompetisi," tutur Chivu.
"Punya impian itu hal biasa dan tidak selalu berujung manis, tetapi usaha keras untuk menggapainya adalah hal mutlak. Bicara target bukan berarti kami meremehkan persaingan, melainkan bentuk tanggung jawab kami kepada klub," tegasnya.
Beli Pemain Bintang Bukan Garansi Juara
Lebih lanjut, mantan bek tangguh ini menampik pandangan bahwa kekuatan modal finansial merupakan resep instan menjuarai Liga Champions. Chivu percaya tidak ada satu pun pelatih maupun pemain bintang yang bisa memberikan garansi trofi hanya mengandalkan materi skuad.
Bagi Chivu, keberanian mengarungi laga-laga sulit serta konsistensi kerja keras adalah pondasi utama yang harus dimiliki skuad Nerazzurri saat bertarung di Eropa.
"Finansial yang melimpah tidak bisa membeli trofi Liga Champions. Tidak ada sosok pemain atau juru taktik yang mampu menjamin hal itu," ungkap sang pelatih.
"Mental bertanding yang berani memang diperlukan, namun komitmen dan kerja keras harian adalah fondasi dasarnya," tambahnya.
Rotasi Skuad Jelang Hadapi Brugge: Sinyal Positif Calhanoglu dan Spence
Dalam kesempatan yang sama, Chivu mengonfirmasi akan melakukan perombakan pada komposisi starting XI saat berhadapan dengan Club Brugge. Langkah rotasi ini diambil untuk menjaga kebugaran stamina para pemain di tengah jadwal persaingan yang padat.
Kabar baik menyelimuti kondisi dua pilar mereka, Hakan Calhanoglu dan Djed Spence. Calhanoglu dipastikan siap tempur usai tampil penuh saat menghadapi Parma, sementara Spence menunjukkan grafik pemulihan fisik yang sangat positif usai pulih dari cedera.
"Kami berencana menyegarkan komposisi tim. Calhanoglu dalam kondisi prima setelah menyelesaikan laga kontra Parma tanpa kendala," terang Chivu.
"Mengenai Djed, dia sudah melahap porsi latihan sepekan penuh plus tampil 25 menit pekan lalu. Kondisi fisiknya kian menanjak dan saya senang dia mulai lepas dari rasa frustrasi akibat cedera awal musim. Kesempatan tampil sangat membantu mengembalikan rasa percaya diri serta gairah bertandingnya," tutup Chivu.
